Cara Menggunakan Rumus HLOOKUP, VLOOKUP dan IF pada Microsoft Excel 2010
Sebelum menginjak ke pembahasan soal mari kita ketahui terlebih dahulu fungsi dari rumus-rumus Microsoft Excel terutama pada rumus HLOOKUP, VLOOKUP, dan IF. Rumus HLOOKUP
digunakan untuk menampilkan data dari sebuah tabel yang disusun dalam format
horizontal. Bentuk penulisan rumusnya yaitu =HLOOKUP (lookup_value;
table_value; row_index_num; [range_lookup]) atau bisa juga dibaca =HLOOKUP (nilai
kunci; acuan tabel; baris ke (n); false). Untuk VLOOKUP sama dengan HLOOKUP,
namun dalam format yang berbeda, jika HLOOKUP
format tabelnya berbentuk horizontal dan jika VLOOKUP format tabel berbentuk vertikal.
Dalam penulisan fungsinya =VLOOKUP (lookup_value; table_value; col_index_num;
[range_lookup]).
Fungsi IF
memungkinkan Anda untuk membuat perbandingan logis antara nilai dan apa yang
diharapkan dengan menguji kondisi dan mengembalikan hasil jika True atau False.
Sehingga fungsi IF dapat memiliki dua hasil. Bentuk penulisan fungsinya yaitu
=IF(logical_test; [value_if_true]; [value_if_false]) atau bisa dibaca
=IF(ketentuan yang diinginkan; jika benar; jika salah).
Untuk dapat memahami penjelasan di atas pastinya kita harus
mempunyai contoh soal Ms. Excel atau data yang ingin kita kerjakan.
Sebagai contoh saya mempunyai tampilan soal/data seperti berikut dan menggunakan Ms. Excel 2010.
dengan ketentuan...
Cara Menggunakan Rumus HLOOKUP, VLOOKUP, dan IF pada Microsoft
Excel 2010
Dari soal di atas, yang perlu diisi datanya adalah Fasilitas,
Biaya Periksa, Total Biaya, Pengurangan Biaya dan Cek Lab.
Langkah-langkah untuk mengerjakan soal di atas adalah sebagai berikut:
1. Gunakan
rumus HLOOKUP untuk menghitung Fasilitas.
Sehingga akan
muncul seperti di bawah ini.
Dalam fungsi
HLOOKUP terdapat lookup_value atau bagian cell yang akan kita gunakan,
table_array atau acuan tabel yang akan kita gunakan, dan row_index_num adalah
baris ke (n) yang akan kita tampilkan, serta terdapat range_lookup yang berisi
TRUE dan FALSE.
Untuk lebih
jelasnya, mari kita lihat terlebih dahulu soal dan kemudian mari kita coba isikan pada
tabel fasilitas seperti di bawah ini.
Langkah-langkah:
a. Tulis =HLOOKUP( pada cell F6.
Menggunakan rumus HLOOKUP,
karena format tabel tersebut berbentuk horizontal.
b.
Pada lookup_value kita isi dengan rumus MID, karena dalam
soal fasilitas ditentukan oleh karakter ke 6 dari nomor kartu. Sehingga
seperti pada gambar berikut.
B6 adalah cell yang ditunjuk, 6
adalah karakter ke 6, dan 1 adalah jumlah yang diambil dari
karakter tersebut.
c. Untuk table_array kita isi dengan cara blok tabel yang
akan kita gunakan pada gambar di bawah tabel berada pada cell N5 sampai dengan Q6.
Akan muncul fungsi N5;Q6, setelah itu kunci fungsi tersebut dengan tekan tombol F4 pada keyboard. Sehingga akan muncul seperti gambar berikut.
Akan muncul fungsi N5;Q6, setelah itu kunci fungsi tersebut dengan tekan tombol F4 pada keyboard. Sehingga akan muncul seperti gambar berikut.
d.
Pada row_index_num kita akan mengisinya dengan angka 2.
Mengapa? Karena baris kedua dari tabel tersebut yang akan kita tampilkan.
e.
Dalam range lookup terdapat TRUE dan FALSE.
Untuk rumus ini kita menggunakan FALSE dengan mengklik 2 kali pada kata FALSE seperti pada gambar di bawah.
Mengapa FALSE? Inilah yang masih menjadi misteri sampai saat ini. So, jangan dibuat pusing yaa!


Setelah itu jangan lupa tutup kurung yaa. Kemudian enter dan ketemu jawabannya seperti di bawah ini. Horeee.

Coba kita lihat karakter ke 6 dari nomor kartu cell B6, karakter ke 6 yaitu huruf T dan pada tabel, jenis fasilitas huruf T adalah Tanpa Asuransi.
2. Gunakan
rumus VLOOKUP untuk menghitung Biaya Periksa.
Sehingga akan
muncul seperti di bawah ini.
Dalam fungsi
VLOOKUP terdapat lookup_value atau bagian cell yang akan kita gunakan,
table_array atau acuan tabel yang akan kita gunakan, dan col_index_num adalah baris
ke (n) yang akan kita tampilkan, serta terdapat range_lookup yang berisi TRUE
dan FALSE.
Untuk lebih
jelasnya, mari kita lihat terlebih dahulu soal dan kemudian mari kita isi pada
tabel biaya periksa seperti di bawah ini:
Langkah-langkah:
a.
Sebelum
kita menggunakan rumus VLOOKUP, terlebih dahulu kita akan mengkalikan jumlah
periksa dengan rumus VLOOKUP. Sehingga =G6*VLOOKUP( pada cell H6.
Mengapa VLOOKUP? Karena format tabel yang
diminta dalam bentuk vertikal.
b. Pada
lookup_value kita
isi dengan rumus MID, karena dalam soal Biaya Periksa ditentukan oleh
karakter ke 3 dan 4 dari nomor kartu. Sehingga seperti pada gambar berikut.


Pada rumus MID B6 adalah cell yang ditunjuk, 3 adalah karakter ke 3, dan 2 adalah jumlah yang diambil dari karakter tersebut.
c.
Untuk table_array kita isi dengan cara blok tabel pada cell N8 sampai O13.
Akan muncul fungsi N8;O13, setelah itu kunci fungsi tersebut dengan
tekan tombol F4 pada keyboard. Sehingga akan muncul seperti gambar berikut.


d.
Pada col_index_num kita akan mengisinya dengan angka 2.
Mengapa? Karena kolom kedua dari tabel tersebut yang akan kita tampilkan.
e.
Range_lookup. Dalam range lookup terdapat TRUE dan FALSE.
Untuk rumus ini kita menggunakan FALSE dengan mengklik 2 kali pada kata FALSE.
Mengapa FALSE? Sepertinya penjelasan di atas alasan mengapa kita
menggunakan FALSE. Jangan lupa untuk tutup kurungnya!!! Dan enter.

Coba cek sendiri benar tidak hasilnya. Pasti
benar dong!☺☺☺
3. Gunakan
simbol plus (+) untuk menghitung Total Biaya.
Perhatikan soal
untuk nomor 3 di bawah ini.
Dalam rumus
penjumlahan kita biasanya menggunakan rumus SUM, jika dalam jumlah cell yang
banyak. Namun, yang diminta disini hanya penjumlahan dari dua cell. Sehingga,
kita cukup menggunakan simbol plus (+) seperti di bawah ini.
H6 adalah Biaya Periksa yang akan dijumlah dengan I6 adalah Biaya Obat.
Tekan tombol
Enter, dan hasilnya sebagai berikut. So simple kan?
4. Gunakan
rumus IF untuk menghitung Pengurangan Biaya.
Sehingga akan
muncul seperti berikut ini.
Dalam fungsi IF
terdapat logical_test yang biasa diisi dengan ketentuan yang diinginkan atau
yang diminta sesuai dengan soal, value_if_true diisi dengan pernyataan jika
benar, dan value_if_false diisi dengan pernyataan jika salah.
Untuk lebih
jelasnya, mari kita lihat terlebih dahulu soal dan kemudian mari kita isi pada
tabel pengembalian biaya seperti di bawah ini:
Langkah-langkah:
a.
Sebelum
memasukkan rumus, terlebih dahulu pahami soal yang telah ditentukan. Dalam
tabel tersebut dapat disimpulkan bahwa jika total biaya kurang dari sama dengan
Rp 250.000 maka akan dikalikan dengan 10%, jika total biaya kurang dari sama
dengan Rp 400.000 maka akan dikalikan dengan 20%, jika total biaya lebih dari
Rp 400.000 maka akan dikalikan dengan 30%.
b.
Dari
pembahasan di atas maka kita akan menggunakan rumus IF bertingkat. Seperti pada
gambar di bawah ini. Pada gambar di bawah terdapat 3 rumus IF, karena terdapat
3 ketentuan.
Ø
Dalam rumus
IF terdapat logical_test, dari gambar di atas yang dimaksud logical test adalah J6<=250000, J6<=400000, dan J6>400000. Logical_test di atas
menunjukkan ketentuan dari soal yang diminta. J6 adalah
total biaya. Mengapa total biaya? Karena pengembalian biaya ditentukan dari
total biaya yang termasuk kategori dalam soal.
Ø
Untuk
value_if_true kita mengisinya dengan mengkalikan total biaya dan persentase
yang telah ditentukan sesuai dengan logical_test yang telah diisi
sebelumnya, atau bisa disebut pernyataan
yang benar. Dari gambar di atas yang termasuk value_if_true adalah J6*10%, J6*20%, dan J6*30%.
Ø
Pada
value_if_false kita mengisinya dengan angka nol (0) seperti pada gambar di atas. Mengapa nol? Karena tidak ada pernyataan yang
salah.
c.
Untuk
langkah terakhir jangan lupa diberi tanda kurung sampai warna hitam yaa!! Dan
enter.
5. Gunakan
rumus IF untuk menghitung Cek Lab.
Sehingga akan
muncul seperti berikut.
Seperti pada
soal nomor 4. Dalam soal nomor 5 ini kita akan menyelesaikan soal cek lab
dengan menggunakan rumus IF. Untuk lebih jelasnya, mari kita lihat terlebih
dahulu soal dan kemudian mari kita isi pada tabel cek lab seperti di bawah ini.
Langkah-langkah:
a. Pamahi
soal terlebih dahulu. Di dalam soal cek lab ditentukan jika umur pasien
adalah lebih dari sama dengan 35 tahun dan jumlah periksa lebih dari 2,
maka untuk jenis fasilitas Tanpa Asuransi cek labnya di Lab.
Medika, untuk jenis fasilitas BPJS cek labnya di Lab.
Melati, dan untuk Asuransi Mandiri cek labnya di Lap.
Parasanti. Namun, jika tidak memenuhi syarat yang telah digaris bawah
maka Tidak Ada Cek Lab.
b. Masukkan
rumus IF pada cell L6.
Kita akan memasukkan terlebih dahulu syarat pertama yaitu umur pasien lebih dari sama dengan 35 tahun. E6 adalah umur yang akan kita gunakan dalam perbandingan ini.
d. Untuk
syarat yang kedua, kita membutuhkan fungsi IF kembali.
Syarat yang kedua yaitu jumlah periksa lebih dari 2. Sehingga nampak pada gambar di atas.
e.
Setelah
kedua syarat tersebut telah diisi, langkah selanjutnya yaitu dengan mengisi value_if_true.
Seperti gambar berikut.


Kita kembali menggunakan rumus HLOOKUP karena tabel pada soal nomor 5 dalam bentuk horizontal. Dalam tabel tersebut telah diketahui jenis fasilitas, sehingga untuk lookup_valuenya kita menggunakan fasilitas sehingga muncul F6, untuk table_array kita blok tabel pada cell N1 sampai dengan Q2 dan jangan lupa untuk dikunci dengan tekan tombol F4. Sehingga akan muncul $N$1;SQ$2, dilanjutkan dengan raw_index yang diisi dengan angka 2 dan FALSE jangan lupa tutup kurung yaa.
f.
Langkah
selanjutnya dengan mengisi value_if_false atau jika ketentuan salah. Dalam soal
ini jika ketentuan tidak sesuai dengan dua syarat tersebut di atas, maka “Tidak
Ada Cek Lab”. Sehingga seperti gambar berikut ini.


Untuk menulis tidak ada cek lab jangan lupa
diberi tanda petik dua(“) di awal dan di akhir, setelah itu beri tanda kurung
sampai berwarna hitam. Dan enter. Selesaiii.
Setelah menyelesaikan 5 soal, selesai sudah untuk pengerjaan soal di atas. Demikian sedikit informasi mengenai Cara Menggunakan Rumus HLOOKUP, VLOOKUP, dan IF pada Microsoft
Excel 2010. Semoga
bermanfaat dan terima kasih. ☺☺☺
Good nit, bikin gemes kata katamu kalau nyusun
BalasHapusAlhamdulillah bermanfaat. Makasi mbk. Kasih saran klo ada yg krang. Okee 😉
Hapus